Selasa, 24 Juni 2014

Inilah Penyebab Berkurangnya Populasi Lebah di Dunia

bliak.blogspot.com lebah di dunia berkurang
Saat kita berkunjung ke suatu perkebunan atau taman, tentu saja kita berharap dapat melihat banyak serangga seperti kupu-kupu, belalang, kumbang dan lebah. Namun entah mengapa kita jarang menemui lebah dalam populasi alaminya di lingkungan sekitar akhir-akhir ini.

Penelitian akhirnya dilakukan oleh sebuah lembaga bernama Task Force on Systemic Pesticides terhadap penyebab berkurangnya populasi lebah di dunia. Lembaga ini menyelidiki tak kurang dari 800 pestisida termasuk yang dijual bebas secara komersial untuk melihat dampak yang dihasilkan terhadap ekosistem dunia.

Pestisida neonicotinoid yang membahayakan lingkungan

Diantara seluruh penelitian tersebut pestisida neonocotinoid yang dicurigai berdampak besar terhadap populasi lebah. Pestisida neonicotinoid adalah jenis insektisida baru yang digunakan selama 20 tahun belakangan ini untuk membunuh hama serangga seperti kutu daun dan larva pada akar tanaman yang hidup dari menghisap sari-sari tumbuhan.
Namun jenis pestisida ini berbeda dari pestisida kontak yang tetap tinggal di permukaan tanah dan permukaan tanaman. Pestisida neonicotinoid dapat diserap langsung oleh akar tanaman yang kemudian beredar dalam tubuh tanaman ke batang, daun, bunga, nektar, dan serbuk sari. Karena itulah pestisida ini dapat bertahan selama berminggu-minggu hingga musim tanam berakhir dan tanaman akan tetap segar terlindung dari hama.

Pestisida penyebab berkurangnya populasi lebah

Yang merugikan dari pestisida neonicotinoid adalah lebah dapat mati jika bersentuhan langsung dengan zat ini. Padahal lebah akan mendatangi bunga untuk menghisap sarinya dengan menggunakan mulut penghisapnya. Karena itulah terdapat larangan untuk menyemprotkan neonicotinoid ke bagian bunga dari tanaman yang dihisap oleh lebah.

Namun hal tersebut ternyata masih belum cukup untuk mencegah kematian lebah. Karena sifatnya yang dapat masuk dalam tubuh tanaman pestisida ini juga akan meracuni serbuk sari dan nektar yang dihisap oleh lebah. Zat tersebut kemudian akan berpindah dan masuk kedalam tubuh lebah yang akhirnya berdampak negatif. Lebah akan kehilangan kemampuan berkomunikasi sehingga ia tidak dapat mencari makanannya. Selain itu zat dapat berpindah masuk ke dalam tubuh larva lebah yang terpapar pestisida dalam sarang.

Bahkan neonicotinoid dalam jumlah sangat sedikit yang dikatakan tidak mempengaruhi lebah pun tetap berbahaya bagi kehidupan lebah. Zat ini dapat mengurangi kekebalan tubuh lebah sehingga ia sangat rentan terhadap penyakit dan infeksi dari parasit. Untuk membuktikannya sudah dilakukan penelitian terhadap populasi lebah yang hidup di daerah dengan tingkat neonicotinoid kecil. Hasilnya pertumbuhan jamur Nosema pada tubuh lebah semakin meningkat.

Akhirnya Task Force on Systemic Pesticides mengeluarkan The Worldwide Integrated Assessment yang berisi berbagai bukti penyebab berkurangnya populasi lebah karena penggunaan pestisida neonicotinoid. Sebab dampaknya yang cukup besar penggunaan zat ini akhirnya dilarang di beberapa negara Eropa seperti Jerman, Perancis, Slovenia, dan Italia.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Direktori

top blogs
blog directory
blog search directory

Sains

Sains