Kamis, 12 Juni 2014

Penemuan Lautan Terbesar di Dasar Tanah

Penemuan mengejutkan didapatkan oleh para peneliti dari University of New Mexico yang bekerja sama dengan peneliti dari Northwestern University mengenai adanya sumber air serupa lautan terbesar di dasar tanah. Sumber air tersebut tidak berbentuk cair seperti air pada umumnya namun lebih kepada bahan pembentuk air. Bahan tersebut terkumpul dalam batuan besar yang terkubur sangat dalam di mantel bumi.

bliak.blogspot.com penemuan lautan terbesar di dasar tanah

Keberadaan sejumlah besar air di permukaan bumi adalah hal yang membuat bumi kita ini dapat dihuni oleh makhluk hidup. Karena itulah selama bertahun-tahun para peneliti melakukan riset untuk mengetahui banyaknya air yang beredar melalui siklus air di permukaan bumi dengan air di dalam tanah melalui lempeng tektonik bumi.

Penemuan yang menggemparkan dunia

Diantara semua penelitian tersebut Brandon Schmandt dan Steve Jacobsen telah berhasil menemukan sebuah kantung magma besar yang berlokasi 400 mil di bawah tanah pada suatu daerah di Amerika Utara. Di dalam kantung magma itulah terdapat air serupa lautan terbesar di dasar tanah.

Penemuan tersebut dilakukan dengan mengkombinasikan dua metode yang dikerjakan oleh kedua peneliti. Steve Jacobsen selama ini meneliti batuan menggunakan tekanan pada daerah 400 mil di dalam mantel bumi. Sedangkan Brandon Schmandt meneliti struktur dalam bumi dengan menggunakan gelombang seismik.

Akhirnya mereka berhasil menemukan zat H2O yang tersimpan jauh dalam mantel bumi.
Seandainya satu persen bagian dari mantel bumi berupa zat H2O maka jumlah tersebut hampir sama dengan tiga kali jumlah air yang kita miliki di laut saat ini. Dengan adanya sumber air sangat dalam di tanah, maka dapat disimpulkan bahwa air dari permukaan bumi dapat dialirkan sampai ke lapisan dalam oleh lempeng tektonic bumi yang mengakibatkan melelehnya batuan dalam mantel bumi.

Penemuan yang telah dipublikasikan melalui jurnal sains pada 13 Juni 2014 yang lalu akan membantu para peneliti memahami tentang bagaimana proses pembentukan bumi, komposisi dan proses yang sedang terjadi dalam bumi saat ini, serta berapa banyak air yang terperangkap dalam matel bumi.

Sesungguhnya para peneliti sudah mencari-cari sumber air ini selama berabad-abat. Namun selama ini mereka hanya bisa berspekulasi dan menduga-duga keberadaan sumber air yang terletak diantara mantel luar bumi dan mantel dalam bumi pada kedalaman 250 mil sampai 410 mil. Dengan adanya bukti baru ini, akhirnya diketahui bahwa air dalam zona transisi tersebut benar-benar ada. Bahkan jumlah air tersebut juga tidak sedikit.

Dengan adanya lautan terbesar di dasar tanah ini peneliti akhirnya dapat membuktikan keberadaan siklus air dalam tanah dan pengaruhnya terhadap air di permukaan tanah. Hal ini dapat menjelaskan kenapa bumi memiliki jumlah air yang sangat banyak di permukaan tanah yang mendukung kehidupan seluruh makhluk hidup.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Direktori

top blogs
blog directory
blog search directory

Sains

Sains