Selama ini kita berpikir jika smartphone disatukan dengan air sama dengan bencana, namun kita sekarang perlu berpikir ulang. Telah terjadi penemuan baru di mana smartphone dapat di charge dengan air.
Air yang menghasilkan energi bagi smartphone
Setelah beberapa tahun penelitian yang dilakukan oleh tim MIT ditemukan bahwa ternyata mereka bisa mengambil energi yang dihasilkan di dalam air. Percobaan mereka lakukan dengan menggunakan lempeng hydrophobe yaitu lempeng yang menolak molekul air sehingga lempeng tersebut tidak akan basah saat terkena titik-titik air.Kemudian saat mereka mencoba untuk meneteskan titik air ke permukaan lempeng ternyata titik air akan melompati lempeng tersebut dan mengeluarkan energi listrik. Gerakan tersebut disebabkan oleh sifat pergerakan kondensasi air.
Mereka kemudian menambahkan lempeng kedua dengan jarak tertentu sehingga ada ruang kosong diantara kedua lempeng. Lempeng kedua ini memiliki arus yang berbeda dengan lempeng yang pertama. Dan akhirnya mereka dapat mengumpulkan arus listrik yang dihasilkan dari titik air yang melompati lempeng-lempeng tersebut.
Arus listrik yang dikumpulkan kemudian akan dialirkan ke sebuah sirkuit yang mereka tempatkan di luar sistem sehingga menghasilkan arus yang cukup agar smartphone dapat di charge dengan air.
Hal yang benar-benar hebat dari mesin yang dibuat oleh para peneliti MIT ini adalah mesin ini merupakan mesin pasif. Mesin pasif adalah mesin yang tidak membutuhkan arus listrik untuk dapat menghasilkan arus listrik mereka sendiri. Dengan demikian alat yang dipasangkan bersama mesin tersebut akan dapat menyala tanpa campur tangan dari alat yang lain.
Kelanjutan dari penelitian yang membawa energi masa depan
Namun buah penelitian tersebut bukan berarti sekarang kita sudah langsung bisa menikmati hasilnya karena penelitian ini masih terus berlanjut agar dapat berkembang menjadi pembuat energi di masa depan.Tim peneliti sampai saat ini terus memajukan penelitian mereka agar nantinya sistem yang mereka ciptakan dapat menghasilkan 1 mikrowatt listrik untuk setiap 1 centimeter persegi lempeng yang digunakan. 1 mikrowatt listrik sama dengan 0,000001 watt listrik.
Dengan demikian jika mereka menciptakan sebuah kubus dengan lempengan berukuran 50 centimeter maka setiap sisi kubus tersebut akan mampu menghasilkan listrik yang cukup banyak sehingga smartphone dapat di charge dengan air dan dapat terus menyala setidaknya untuk setengah hari.



0 komentar:
Posting Komentar